50 Contoh soal fisika kelas 10 Tentang Besaran Dan Satuan Bagian 3
21. Besaran yang diukur oleh Adi adalah . . .
A. Besaran pokok, yaitu volume batu
B. Besaran pokok, yaitu tinggi batu
C. Besaran turunan, yaitu tinggi batu
D. Besaran turunan, yaitu volume batu
E. Besaran pokok dan turunan, yaitu volume batu
Ingat, Archimedes mengatakan bahwa "besar zat cair yang terdesak mempunyai volume yang sama dengan volume benda yang dicelupkan".
Karena, mengukur dengan melihat pertambahan volume air yang ada di dalam gelas ukur. ini termasuk pengukuran tidak langsung.
Jadi jawaban yang sesuai adalah, D. Besaran turunan, yaitu volume batu
22. Berikut ini alat ukur yang digunakan oleh Adi, nst, dan hasil pengukuran yang tepat berturut-turut adalah . . .
A. Backer glass, 1 ml, 30 ml
B. Gelas ukur, 2 ml, 26 ml
C. Gelas ukur, 2 ml, 23 ml
D. Backer glass, 2 ml, 20 ml
E. Tabung ukur, 1 ml, 26 ml
Alat ukur yang digunakan adalah gelas Ukur
nst atau nilai skala terkecil yang dipakai pada gelas ukur adalah 2 ml
untuk menentukan berapa Volume air sebelum tercelup lihat berapa banyak garis dikalikan 2ml (nst) = 9 x 2 = 18 ml
untuk Volume air sesudah batu dicelupkan = 21 x 2 = 42 ml
Hasil Pengukuran berupa Volume batu yang tercelup adalah
Volume air sesudah batu dicelupkan - Volume air sebelum batu tercelup = 42 - 12 = 26 ml
Jadi jawaban yang sesuai adalah, B. Gelas ukur, 2 ml, 26 ml
23. Dua buah vector F1 dan F2 masing-masing besarnya 12 satuan dan 12 satuan. Kedua vector tersebut membentuk sudut 120°. Resultan kedua gaya adalah…
A. 0 satuan
B. 6 satuan
C. 12 satuan
D. 15 satuan
E. 24 satuan
Rumus Resultan Vektor : R = √(F1²+F2²)+ (2 x F1F2 x cos α)
R = √(F1²+F2²)+ (2 x F1F2 x cos α)
R = √(12²+12²) + (2 x (12×12) x cos 120)
R = √(144 + 144 + (2 x 144 x -1/2))
R = √(288 – 144)
R = √(144)
R = 12 N
Jadi jawaban yang sesuai adalah, C. 12 satuan
24. Dua buah gaya bernilai 3 N dan 4 N. Resultan gaya tersebut tidak mungkin bernilai … N
A. -1
B. 2
C. 5
D. 7
E. 8
RF Yang tidak mungkin =…?
dijawab :
* Pembahasan Apabila searah ( 0° )
Yaitu : F₁ + F₂ = 3 + 4 = 7 Newton
* Pembahasan Apabila tidak searah ( 180° )
Yaitu : F₂ – F₁ = 4 – 3 = 1 Newton
Jadi, Resultan gaya tersebut tidak Mungkin bernilai -1 Newton.
Jadi jawaban yang sesuai adalah, A. -1
25. Dua vektor gaya tampak pada gambar berikut. Jika salah satu mewakili gaya 1 N, maka besarnya resultan kedua gaya adalah …
A. 6 N
B. 8 N
C. 10 N
D. 16 N
E. 18 N
Perhatikan gambar, kita gunakan analisis vektor, kita lihat pada komponen komponennya
x = 1 + 5 = 6 N
y = 3 + 5 = 8 N
maka resultannya sebesar
R = √x²+y²
R = √8²+6² = √100 = 10
Jadi jawaban yang sesuai adalah, C. 10 N
26. Komponen-komponen vektor dari gambar vektor berikut adalah… A. Fx = 6 N dan Fy = 8 N
B. Fx = 8 N dan Fy = 6 N
C. Fx = -6 N dan Fy = 8 N
D. Fx = -8 N dan Fy = 6 N
E. Fx = -8 N dan Fy = -6 N
Fx = – F.cos (180-143)°
Fx = – 10.cos 37°
Fx = – 10. 3/5 = – 6 N
tanda min utk menyatakan arah kekiri.
Fy = F. sin (180-143)°
Fy = 10. sin 37°
Fy = 10. 4/5 = 8 N
Jadi jawaban yang sesuai adalah, C. Fx = -6 N dan Fy = 8 N
27. Sebuah perahu menyeberangi sungai yang lebarnya 180 meter dan kecepatan arus airnya 4 m/s. Bila perahu di arahkan menyilang tegak lurus sungai dengan kecepatan 3 m/s, maka setelah sampai diseberang perahu telah menempuh lintasan sejauh …
A. 100 m
B. 240 m
C. 300 m
D. 320 m
E. 360 m
Langkah pertama mencari kecepatan resultan terlebih dulu dengan cara berikut :
v = √vp² + va²
v = √3² + 4²
v = √9 + 16
v = √25
v = 5 m/s
langkah kedua mencari waktu terlebih dahulu dengan cara sebagai berikut :
t = Ls/vp
t = 180/3
t = 60 sekon
langkah terakhir atau ketiga mencari panjang lintasan perahu hingga sampai kesebrang sungai sebagai berikut :
x = Ls/vp . √vp² + va²
x = 60 . 5
x = 300 m
Jadi jawaban yang sesuai adalah, C. 300 m
27. Dua buah gaya bernilai 3 N dan 4 N. Resultan gaya tersebut tidak mungkin bernilai …
A. -1 N
B. 0 N
C. 2 N
D. 5 N
E. 8 N
RF Yang tidak mungkin =…?
dijawab :
* Pembahasan Apabila searah ( 0° )
Yaitu : F₁ + F₂ = 3 + 4 = 7 Newton
* Pembahasan Apabila tidak searah ( 180° )
Yaitu : F₂ – F₁ = 4 – 3 = 1 Newton
Jadi, Resultan gaya tersebut tidak Mungkin bernilai -1 Newton.
Jadi jawaban yang sesuai adalah, A. -1
28. Jika sebuah vector= 12 N diuraikan menjadi dua buah vektor yang saling tegak lurus dan yang sebuah dari padanya membentuk sudut 30° dengan vector itu, maka besar masing-masing adalah :
A. 3N dan 3√3N
B. 3N dan 3√2N
C. 6N dan 3√2N
D. 6N dan 6√2N
E. 6N dan 6√3N
Vektor A = Vektor B = 12 N = 12 N
sudut apit 30°
maka
Ax = A cos 30 = 12.1/2 √3 = 6√3 N
Ay = A sin 30 = 12 .1/2 = 6 N
Karena A = B
Jadi jawaban yang sesuai adalah, E. 6N dan 6√3N
29. Sebuah perahu menyeberangi sungai yang lebarnya 180 m dan kecepatan arus airnya 4 m/s. Jika perahu diarahkan menyilang tegak lurus sungai dengan kecepatan 3 m/s, berapakah jarak yang ditempuh oleh perahu agar sampai di seberang?
Pada suatu partikel dapat melakukan gerakan satu dimensi (gerak lurus), baik itu gerak lurus beraturan (GLB) atau gerak lurus berubah berturan (GLBB)juga dapat melakukan gerakan dua dimensi seperti gerak suatu perahu menyebrangi suangai, gerak parabola dan lain lain.
Berdasarkan soal diatas diketahui bahwa :
- Lebar sungai adalah 180 m ⇒ Ls = 180 m
- Kecepatan aliran sungai adalah 4 m/s ⇒ Va = 4 m/s
- Kecepatan perahu adalah 3 m/s ⇒ Vp = 3 m/s
Selanjutnya pada soal diatas ditanyakan adalah panjang lintasan perahu hingga sampai kesebarang sungai, maka perlu mencari x
Langkah untuk mencari panjang lintasan perahu yaitu sebagai berikut :
Langkah pertama mencari kecepatan resultan terlebih dulu dengan cara berikut :
v = √vp² + va²
v = √3² + 4²
v = √9 + 16
v = √25
v = 5 m/s
langkah kedua mencari waktu terlebih dahulu dengancara sebagai berikut :
t = Ls/vp
t = 180/3
t = 60 sekon
langkah terakhir mencari panjang lintasan perahu hingga sampai kesebrang sungai sebagai berikut :
x = Ls/vp . √vp² + va²
x = 60 . 5
x = 300 m
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa panjang lintasan perahu hingga sampai kesebrang sungai adalah sebesar 300 m.
30. Yang dimaksud dengan mengkonversi satuan dalam pengkuran fisika adalah...
A. Mengubah sebuah besaran ke besaran lain pada sebuah satuan.
B. Mengubah sebuah besaran ke sebuah satuan dalam pengukuran.
C. Mengubah sebuah satuan ke satuan lain dalam sebuah besaran.
D. Mengubah sebuah satuan ke satuan lain dalam besaran yang berbeda.
Konversi satuan secara umum berarti mengubah nilai suatu sistem satuan ke nilai satuan lain. Konversi satuan umumnya tidak pernah mengubah nilai dari suatu besaran. Konversi satuan dapat dilakukan dalam sistem satuan yang sama maupun dalam sistem satuan yang berbeda
Jadi jawaban yang tepat adalah, C. Mengubah sebuah satuan ke satuan lain dalam sebuah besaran.
Part 4 ===> 50 Contoh soal fisika kelas 10 Tentang Besaran Dan Satuan Bagian 4



Post a Comment for "50 Contoh soal fisika kelas 10 Tentang Besaran Dan Satuan Bagian 3"