Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Fisika Tentang Termodinamika Kelas 11 SMA

Termodinamika adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang perubahan energi dan perpindahannya pada sistem. Dalam ilmu termodinamika, ada tiga jenis sistem yang dikenal yaitu sistem terisolasi, sistem terbuka, dan sistem tertutup. Setiap sistem memiliki karakteristik masing-masing dalam mempelajari perpindahan energi.

Pertama-tama, sistem terisolasi adalah sistem yang tidak memiliki pertukaran energi maupun massa dengan lingkungannya. Contohnya adalah bumi, yang tidak memiliki pertukaran energi dengan lingkungannya. Dalam sistem terisolasi, energi tidak bisa masuk atau keluar dan tidak bisa dihancurkan.

Kedua, sistem terbuka adalah sistem yang memiliki pertukaran energi dan massa dengan lingkungannya. Contohnya adalah manusia yang memakan makanan dan mengeluarkan energi. Dalam sistem terbuka, energi bisa masuk dan keluar, tetapi massa bisa bertambah atau berkurang.

Ketiga, sistem tertutup adalah sistem yang hanya memiliki pertukaran energi dengan lingkungannya, tetapi tidak ada pertukaran massa. Contohnya adalah botol yang berisi air. Dalam sistem tertutup, energi bisa masuk atau keluar, tetapi massa tidak akan berubah.

Selain itu, terdapat dua hukum termodinamika yang sangat penting dalam ilmu termodinamika, yaitu hukum pertama dan hukum kedua termodinamika. Hukum pertama termodinamika menyatakan bahwa energi tidak bisa diciptakan atau dihancurkan, tetapi hanya bisa berubah bentuk dari satu bentuk ke bentuk lain. Sedangkan hukum kedua termodinamika menyatakan bahwa entropi sistem tertutup selalu meningkat atau tetap sama.

Dalam kehidupan sehari-hari, ilmu termodinamika sangat penting untuk dipahami terutama dalam dunia teknologi. Contohnya dalam mesin-mesin, seperti mesin mobil dan mesin pendingin. Dengan memahami ilmu termodinamika, kita dapat meningkatkan efisiensi dan performa dari mesin-mesin tersebut.

Secara keseluruhan, ilmu termodinamika mempelajari perpindahan energi dan perubahannya pada sistem. Dalam ilmu termodinamika, terdapat tiga jenis sistem yang berbeda, yaitu sistem terisolasi, sistem terbuka, dan sistem tertutup. Dua hukum termodinamika yang penting dalam ilmu termodinamika adalah hukum pertama dan hukum kedua termodinamika. Ilmu termodinamika sangat penting dalam dunia teknologi, terutama dalam mesin-mesin.

Gas Ideal Rumus :


1) P₁ . V₁ / T₁ = P₂ . V₂ / T₂



Keterangan :

P₁ = Tekanan Awal (Pa)

P₂ = Tekanan Akhir (Pa)

V₁ = Volume Awal (m³)

V₂ = Volume Akhir (m³)

T₁ = Suhu Awal (dalam Kelvin (K))

T₂ = Suhu Akhir (dalam Kelvin (K))



2) Q = W + ΔU


Keterangan :

Q = Kalor (J)

W = Usaha (J)

ΔU = Energi Dalam (J)

Q (+) ==> Sistem Menerima Panas

Q (-) ==> Sistem Melepaskan Panas

W (+) ==> Sistem Melakukan Usaha

W (-) ==> Sistem Menerima Usaha

ΔU (+) ==> Energi Dalam Sistem bertambah

ΔU (-) ==> Energi Dalam Sistem berkurang

Contoh Soal :

1. Suatu sistem melepas kalor 500 J ke lingkungan disaat yang sama menerima usaha 200 j tentukan perubahan energi sistem

Diketahui :

Q = - 500 J (Karena Melepaskan)

W = - 200 J (karena menerima Usaha)

Ditanya :

ΔU = . . . ?

Jawab :

Q = W + ΔU

-500 = -200 + ΔU

ΔU = -500 - (-200)

ΔU = -500 + 200

ΔU = -300 J

Jadi, Energi dalam Sistem berkurang Sebesar 300 J





2. Suatu Gas Dengan Volume 4 lt pada P = 1 atm T = 27℃ jika gas dimampatkan ke suatu V = 1 lt dan P = 8 atm maka tentukan temperatur akhir ?

Diketahui :

P₁ = 1 atm

P₂ = 8 atm

V₁ = 4 lt

V₂ = 1 lt

T₁ = 27℃​ = 273 + 27 = 300 K

Ditanya :

T₂ = Suhu Akhir = . . . ?

Jawab :

P₁ . V₁ / T₁ = P₂ . V₂ / T₂

1 . 4 / 300 = 8 . 1 / T₂

4/300 = 8/T₂

T₂ = 8/4 . 300

T₂ = 2 . 300

T₂ = 600 K

T₂ = 600 - 273 = 327℃





Isobarik

Isobarik atau Tekanan Tetap memiliki rumus :

V₁ / T₁ = V₂ / T₂

W = P . ΔV

ΔU = n . Cv . ΔT

Q = n . Cp . ΔT

Isokhorik

Isokhorik atau Volume Tetap Memiliki Rumus :

P₁ / T₁ = P₂ / T₂

W = 0

ΔU = n . Cv . ΔT

Q = ΔU

Isotermik

Isotermik atau Suhu Tetap Memiliki Rumus :

P₁ . V₁ = P₂ . V₂

W = n . R . T Ln V₂/V₁

ΔU = 0

Q = W

Adiabatik

Adiabatik atau berbeda semua

P₁ . V₁ / T₁ = P₂ . V₂ / T₂

Atau

P₁ . V₁ⁱ = P₂ . V₂ⁱ

W = -3/2 n . R . ΔT

ΔU = 3/2 n . R . ΔT

Q = 0

MonoAtomik

Cv = 3/2 R (Kalor Jenis Volume Tetap)

Cp = 5/2 R (kalor Jenis Tekanan Tetap)

DiAtomik

Cv = 5/2 R

Cp = 7/2 R

n = mol ==> R = 8,314

n = Kmol ==> R = 8.314

Contoh Soal :

Suatu Gas N₂ dengan n = 2 mol pada tekanan tetap gas tersebut dipanaskan dari 27℃ sampai 127℃ tentukan perubahan energi dalam ???

Diketahui :

Tekanan tetap adalah Isobar

T₁ = 27℃ = 300 K

T₂ = 127℃ = 400 K

Gas Diatomik karena N₂

n = 2 mol

Cv = 5/2 R

Ditanya :

ΔU = . . . ?

Jawab :

ΔU = n . Cv . ΔT

ΔU = 2 . 5/2 R . (400-300)

ΔU = 500 R





Itulah sedikit pembahasan tentang gas ideal dan beberapa rumus yang terkait dengannya. Semoga bisa membantu kamu dalam memahami konsep-konsep yang ada di dalam termodinamika. Jangan lupa untuk selalu berlatih soal-soal agar semakin mahir dalam mengaplikasikan rumus-rumus tersebut. Dan ingat, jangan mudah menyerah dalam belajar, teruslah berusaha dan jangan takut untuk bertanya kepada yang lebih ahli jika kamu mengalami kesulitan. Semoga sukses dalam belajar!

Tag : #termodinamika #gasideal #isobarik #isokhorik #isotermik #adiabatik #kalorjenis #perubahanenergi

Post a Comment for "Materi Fisika Tentang Termodinamika Kelas 11 SMA "