Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 02

11. Bu Hany melakukan pembelajaran materi IPA dengan KD : Menerapkan konsep pengukuran berbagai besaran dengan menggunakan satuan standar, yang melibatkan pengukuran massa benda dengan menggunakan neraca OHAUS 310.

Model pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran langsung (direct instruction) yang melatih siswa mengukur massa tahap demi tahap.

Pada pertama, Bu Hany mengklarifikasi tujuan dan memotivasi siswa serta menjelaskan kegiatan belajar siswa. Bu Hany juga menjelaskan pengetahuan deklaratif tentang komponen-komponen neraca dan fungsinya masing-masing termasuk bagaimana menggunakannya.

Diantara kegiatan berikut yang merupakan tahap 2 yang seharusnya dilakukan oleh Bu Hany adalah ...

A. Menjelaskan materi pengukuran

B. Mendemonstrasikan tahap-tahap pengukuran massa dengan menggunakan neraca OHAUS 310 tahap demi tahap.

C. Memberikan latihan soal kepada siswa

D. Meminta siswa berdiskusi tentang pengukuran

E. Melakukan kegiatan pengukuran massa dengan menggunakan neraca OHAUS 310

Model pembelajarannya adalah Pembelajaran langsung, jadi ada 5 fase atau sintaks yang harus dilakukan guru :

(1) menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa,

(2) mendemonstrasikan pengetahuan dan keterampilan,

(3) Membimbing pelatihan,

(4) mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik,

(5) memberikan kesempatan untuk pelatihan lanjutan dan penerapan.

Pada soal diatas

Fase 1 sudah dilakukan atau menyampaikan tujuan

yang ditanyakan adalah fase 2 atau tahap 2 yaitu mendemonstrasikan, diantara opsi yang ada di soal yang merupakan tahap 2 adalah opsi B

untuk mempermudah, bapak/ibu bisa melihat dari kata kerjanya saja

1.Menyampaikan tujuan

2. mendemonstrasikan

3. membimbing

4. mengecek pemahaman

5. memberikan kesempatan



B. Mendemonstrasikan tahap-tahap pengukuran massa dengan menggunakan neraca OHAUS 310 tahap demi tahap.





12. Dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik pada materi suhu dan kalor, Bu Rani meminta siswa untuk melakukan pengamatan terhadap fenomena perpindahan kalor, yaitu dengan menunjukkan data pengaruh massa terhadap kalor yang diterima oleh benda.

Setelah siswa merumuskan masalah dan jawaban sementara, siswa diminta untuk melakukan eksperimen untuk mendapatkan jawaban terhadap masalah yang sudah dirumuskan.

Berikut ini prosedur yang paling tepat untuk memfasilitasi siswa melakukan eksperimen adalah ...

A. Menjelaskan petunjuk eksperimen dan alat-bahan yang dibutuhkan selama eksperimen

B. Meminta siswa merancang eksperimen menggunakan bahan bacaan, yaitu mengidentifikasi variabel-variabel yang terlibat, mengidentifikasi alat bahan dan merancang prosedur eksperimen, kemudian Bu Rani mengecek membimbing siswa.

C. Bu Rani melakukan demonstrasi bagaimana melakukan eksperimen

D. Menjelaskan contoh-contoh hasil eksperimen yang sudah dilakukan orang lain

E. Meminta siswa mencari contoh melalui media google atau sumber lainnya untuk dijadikan rancangan percobaan

Sesuai pengertian, Metode eksperimen adalah suatu cara mengajar, di mana siswa melakukan suatu percobaan tentang sesuatu hal, mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaluasi oleh guru.

Jadi siswa harus melakukan eksperimen sendiri

Opsi yang sesuai dari pilihan diatas adalah B Karena siswa berperan aktif, seperti merancang dan mengidentifikasi pendekatan saintifik dilaksanakan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

(1) mengamati,

(2) menanya,

(3) mencoba,

(4) mengasosiasi, dan

(5) mengomunikasikan

serta dapat ditambahkan (6) mencipta.



B. Meminta siswa merancang eksperimen menggunakan bahan bacaan, yaitu mengidentifikasi variabel-variabel yang terlibat, mengidentifikasi alat bahan dan merancang prosedur eksperimen, kemudian Bu Rani mengecek membimbing siswa.





13. Dalam pembelajaran materi suhu dan kalor, Pak Bendi menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan saintifik.

Pak Bendi tidak hanya ingin meningkatkan kemampuan siswa memahami materi pelajaran tetapi juga meningkatkan keterampilan.

Rumusan pertanyaan/tugas berikut yang paling tepat untuk menilai keterampilan siswa menggunakan termometer adalah ...

A. Ukur suhu larutan yang disimpan dalam gelas kimia dengan menggunakan termometer yang tersedia, kemudian catat hasilnya pada selembar kertas

B. Berapa suhu larutan yang disimpan dalam gelas kimia?

C. Tunjukkan cara mengukur suhu larutan yang disimpan dalam gelas kimia dengan menggunakan termometer yang telah disediakan!

D. Catat suhu larutan dalam gelas kimia

E. Hitung kenaikan suhu larutan setelah dipanasi selama 5 menit.

Kata kuncinya :

Meningkatkan kemampuan memahami materi dan keterampilan memakai model inkuiri tetapi mengarah ke saintifik Kita telaah masing masing opsi diatas

Opsi A : kegiatan untuk meningkatkan keterampilan saja

Opsi B : kegiatan untuk meningkatkan kemampuan memahami materi saja

Opsi C : kegiatan untuk meningkatkan kemampuan memahami materi dan keterampilan siswa

Opsi D : kegiatan untuk meningkatkan keterampilan saja

Opsi E : kegiatan untuk meningkatkan kemampuan memahami materi saja

Opsi C adalah opsi yang paling tepat untuk soal diatas

karena Dengan tugas demikian siswa akan menuliskan langkah-langkah mengukur suhu larutan, bahkan mendemokan bagaimana mengukur suhu larutan dalam suatu gelas kimia secara tepat.



C. Tunjukkan cara mengukur suhu larutan yang disimpan dalam gelas kimia dengan menggunakan termometer yang telah disediakan!





14. Perhatikan Kompetensi Dasar (KD) berikut.

4.9 Menyajikan karya tentang upaya menjaga kesehatan sistem pernapasan

Indikator, jenis penilaian, dan instrumen penilaian yang paling sesuai dengan KD tersebut adalah ...

Diantara opsi A sampai E yang menghasilkan produk berupa poster cuma opsi A

sesuai kompetensi dasar yang ingin dicapai



A. Membuat poster bahaya rokok dengan Penilaian produk dan intrumen penilaian Rubrik





15. Pak Adi melakukan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran yang menemukan bahwa hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan belum mencapai KKM = 80.

Setelah mengkaji jawaban siswa, Pak Adi mengetahui bahwa siswa tidak mampu menerapkan konsep pesawat sederhana untuk menjelaskan konsep tuas pada struktur kerangka manusia karena selama ini hanya menggunakan alat-alat dalam kehidupan sehari-hari sebagai contoh pembelajaran tuas.

Pak Adi juga menduga bahwa siswa hanya menghafal materi yang dipelajari dari buku pegangan siswa dan penjelasan guru.

Berdasarkan informasi tersebut, tindakan yang paling tepat untuk dilakukan agar masalah tersebut dapat diatasi adalah ...

A. Menerapkan pembelajaran bermakna, yaitu dengan mengidentifikasi pesawat sederhana pada tubuh manusia

B. Menerapkan pendekatan saintifik dengan mengamati peran pesawat sederhana pada struktur kerangka manusia, kemudian dibuk􀆟 kan dengan menggunakan alat-alat teknologi atau dalam kehidupan sehari-hari.

C. Menerapkan pembelajaran langsung, yaitu dengan mendemonstrasikan bagaimana mengidentifikasi pesawat sederhana pada tubuh manusia dan menghitung keuntungan mekanis

D. Menjelaskan ulang materi pesawat sederhana sesuai kesulitan belajar siswa

E. Menerapkan pembelajaran teman sebaya, yaitu dengan menugaskan kelompok siswa kelompok ahli.

Opsi B adalah yang paling cocok untuk dilakukan pak Adi karena menggunakan metode saintifik







16. Dalam suatu kegiatan pengamatan lapangan, para siswa bersama guru mengama􀆟 hewan-hewan Invertebrata di tepi pantai. Guru mengajak siswa untuk mengambil sampel beberapa hewan yang tujuannya untuk dibuat awetan basah di laboratorium sekolah.

Hewan-hewan itu berupa dolar pasir, bintang ular, ubur-ubur, beragam cangkang kerang, dll.

Selama di lapangan, para siswa juga membawa larutan alkohol dan formalin untuk pengawetan hewan tersebut. Kembali dari pantai, sesampainya di sekolah, diketahui ubur-ubur yang dibawa itu hancur.

Menurut Anda mengapa bisa terjadi demikian?

A. Karena larutan alkohol yang digunakan 40%

B. Karena larutan formalin yang digunakan 40%

C. Karena ubur-ubur yang dibawa didalam wadah terkena guncangan

D. Karena membawa ubur-ubur harus didalam wadah kaca

E. Karena membawa ubur-ubur harus didalam wadah plastik

Pengawetan specimen hewan yang dibawa dari lapangan dapat dilakukan dengan dimasukkan kedalam larutan alcohol atau formalin.

Untuk hewan-hewan Invertebrata yang lunak seperti ubur-ubur diperlukan larutan alkohol 70% atau larutan formalin 4%, karena pada konsentrasi larutan tersebut merupakan batas minimal atau cukup membuat sel hewan mati.

Jika digunakan konsentrasi lebih dari itu, hewannya hancur.



B. Karena larutan formalin yang digunakan 40%





17. Perhatikan soal berikut:

Gambar berikut mengilustrasikan perubahan tekanan udara di paru-paru selama satu siklus bernapas. Tekanan atmosfer sebesar 101 kPa.
Posisi yang menunjukkan tulang rusuk mulai terangkat adalah …

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

Soal tersebut mengukur kemampuan ...

A. Memahami

B. Menerapkan

C. Menganalisis

D. Mengevaluasi

E. Mencipta

Level kemampuan berpikir (kognitif):

Mengingat : Memberikan jawaban faktual, menguji ingatan, pengenalan

Memahami : Menerjemahkan, menjabarkan (menjelaskan), menafsirkan, menyederhanakan, dan membuat perhitungan

Menerapkan : Memahami kapan menerapkan, mengapa menerapkan, dan mengenali pola penerapan ke dalam situasi baru, tidak biasa dan agak berbeda atau berlainan

Menganalisis : Memecahkan ke dalam bagian, bentuk dan pola

Menilai : Membuat keputusan berdasarkan kriteria dan menyatakan mengapa demikian

Menciptakan : Menggabungkan unsur-unsur ke dalam bentuk atau pola yang sebelumnya kurang jelas

Soal di atas mengukur kemampuan menganalisis, dalam hal ini mengaitkan tekanan udara dengan proses inspirasi dan ekspirasi, sehingga dapat menunjukkan pola yang sesuai.



C. Menganalisis





18. Perhatikan diagram batang berikut!
Diagram tersebut berupa hasil penelitian tentang Skor Rata-rata () Postes Kemampuan Kognitif Siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran Discovery, Kooperatif (Group Investigation), dan Konvensional pada Materi Animalia.

Jika Anda sebagai guru ingin menggunakan data tersebut untuk memperbaiki cara mengajar tentang materi Animalia di kelas, maka Anda akan melakukan …

A. Tetap menggunakan model konvensional

B. Akan menggunakan model Group Investigation (GI)

C. Akan menggunakan model discovery

D. Akan menggunakan paduan model konvensional dan GI

E. Akan menggunakan paduan model konvensional dan Inquiry

Sesuai data, karena nilai tertinggi postes adalah penggunaan model discovery. jadi model itu yang paling cocok digunakan



C. Akan menggunakan model discovery





19. Perhatikan kompetensi dasar (KD) berikut ini.

4.5 Menyajikan hasil percobaan tentang perubahan bentuk energi, termasuk fotosintesis

Apabila Anda ingin siswa mencapai KD tersebut pada materi fotosintesis, alat/bahan/media yang tepat yang harus Anda gunakan dalam pembelajaran adalah …

A. Specimen asli

B. Video fotosintesis

C. Carta dan gambar

D. Media game topik fotosintesis

E. Multimedia interaktif fotosintesis

Berdasarkan KD keterampilan dan kerucut pengalaman di atas, maka media yang paling sesuai adalah benda sebenarnya (alat dan bahan kegiatan fotosintesis) dengan kata lain specimen. Media pendukung dapat berupa media visual yang diproyeksikan. Ingat, PPT BUKAN media, namun nama perangkat lunak untuk menghasilkan media audio-visual-gerak (multimedia) yang diproyeksikan.



A. Specimen asli





20. Bu Ana mendapati , bahwa siswa-siswanya memiliki gaya belajar kinestetik-badani (body kinesthetic).

Bu Ana hendak melakukan pembelajaran tekanan pada zat. Pembelajaran yang sesuai adalah ...

A. Meminta siswa membaca materi tekanan zat dan menggaris bawahi kata-kata penting

B. Menugasi siswa secara berkelompok untuk menelusuri internet tentang efek ketinggian (tekanan udara rendah) terhadap prestasi atlet

C. Menunjukkan gejala tekanan, mendiskusikan konsep tekanan, dan berlatih soal tekanan pada zat

D. Meminta siswa menyelidiki pengaruh luas permukaan benda terhadap kedalaman jejaknya bila ditaruh di atas plastisin

E. Memfasilitasi kenyamanan belajar tekanan zat dengan memperdengarkan musik dengan volume yang tidak terlalu keras

kecerdasan kinestetik adalah kemampuan menggerakkan anggota tubuh sesuai keinginan otak. Contoh paling umum pada anak yang memiliki kecerdasan kinestetik adalah anak suka melakukan berbagai kegiatan fisik. Dari opsi pada soal yang sesuai adalah saat siswa melakukan pergerakan secara fisik, yaitu saat siswa melakukan tekanan pada plastisin



D. Meminta siswa menyelidiki pengaruh luas permukaan benda terhadap kedalaman jejaknya bila ditaruh di atas plastisin





Buka Juga :

Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 01

Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 02

Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 03

Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 04

Post a Comment for "Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 02"