Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 03
1. Perhatikan indikator berikut:
Menganalisis gejala Archimedes Materi ajar yang sesuai dengan indikator tersebut adalah ...
A. Gaya apung
B. Tekanan zat cair
C. Udara ada di mana-mana
D. Kenaikan air pada celah sempit
E. Dongkrak hidrolik
Anda harus mencermati semua KD IPA SMP, Buku Siswa, dan Buku Guru IPA SMP, agar dapat menentukan
lingkup materi ajar yang sesuai dengan KD atau indikator.
Sebagai contoh, untuk indikator menganalisis gejala Archimedes, maka materi ajar yang sesuai adalah gaya apung
A. Gaya apung
2. Tumbuhan terutama tanaman hidroponik sangat tergantung pada air. Pernyataan yang paling tepat tentang kenaikan air akibat kapilaritas pada tanaman hidroponik adalah ...
A. Penambahan zat terlarut akan memperbesar massa jenis air, sehingga kenaikan air dalam pembuluh xilem tumbuhan semakin tinggi
B. Semakin besar diameter pembuluh xilem, semakin tinggi kenaikan zar cair dalam pembuluh xilem tumbuhan
C. Semakin cepat air mengalir di dalam sistem hidroponik, maka semakin tinggi kenaikan zar cair dalam pembuluh xilem tumbuhan
D. Jika air dalam sistem hidroponik terkontaminasi sabun yang menurunkan tegangan permukaannya, maka kenaikan zar cair dalam pembuluh xilem tumbuhan justru semakin tinggi.
E. Jika sistem hidroponik ini dibuat di bulan, maka kenaikan zar cair dalam pembuluh xilem tumbuhan lebih tinggi dibandingkan dengan sistem serupa di bumi.
Kenaikan air dalam pembuluh xylem pada tanaman hidroponik selain ditentukan oleh gaya kapilaritas juga ditentukan oleh besar tekanan hidrostatis dan daya hisap daun. Untuk satu jenis tanaman yang sama, daya kapliaritas cenderung akan sama. Tekanan hidrostatis pada umumnya tergantung pada kedalaman dan gaya gravitasi. Oleh karena itu, Gaya gravitasi bulan yang hanya sebesar 1,6 ms⁻² jauh lebih kecil daripada gravitasi bumi sebesar 9,8 ms⁻², sehingga jika sistem hidroponik ditanam di bulan maka kenaikan zat cair dalam pembuluh xilem tumbuhan lebih nggi daripada jika di bumi.
E. Jika sistem hidroponik ini dibuat di bulan, maka kenaikan zar cair dalam pembuluh xilem tumbuhan lebih tinggi dibandingkan dengan sistem serupa di bumi.
3. Letusan gunung berapi dapat menimbulkan bencana alam bagi ekosistem di sekitarnya karena selain menghasilkan lelehan lava, awan panas, juga dapat menimbulkan tsunami, seperti pada terjadi pada letusan gunung anak krakatau di Kepulauan Seribu.
Langkah berikut yang paling tepat dilakukan untuk menghindari bencana tersebut adalah ...
A. Menjauhi daerah pantai dan bergerak ke daerah yang lebih tinggi
B. Menjauhi gedung-gedung dan pusat perbelanjaan
C. Menjauhi daerah sekitar lereng gunung krakatau
D. Bersembunyi dalam gua-gua atau bunker di sekitar
E. Membangun di sekitar pantai yang berhadapan dengan anak gunung Krakatau
Pilihan paling tepat menghindari daerah rawan tsunami, seperti pinggir pantai dan pergi kedataran yang lebih tinggi
A. Menjauhi daerah pantai dan bergerak ke daerah yang lebih tinggi
4. Bumi merupakan salah satu anggota tata surya yang berevolusi mengelilingi matahari sebagai pusat tata surya. Satu kali revolusi bumi mengelilingi matahari memerlukan 1 tahun atau 365,25 hari.
Saat berevolusi mengelilingi matahari, posisi bumi tidak tegak lurus melainkan dengan posisi miring 23,45° ke arah timur laut dari sumbu bumi. Apabila bumi saat mengelilingi matahari dengan posisi tegak, akibat yang paling tepat dibandingkan kondisi saat ini adalah ... A. Satu tahun lebih dari 365,25 hari
B. Satu tahun kurang dari 365,25 hari
C. Dalam setahun, matahari menjadi 4 kali melintasi khatulistiwa
D. Kutub utara dan kutub selatan tidak akan pernah mengalami siang hari seperti saat ini
E. Dalam setahun bagian selatan dan utara bumi mengalami 4 musim, namun musim panas lebih pendek
kalau bumi tegak bagian atas dan bawah bumi tidak akan pernah terkena sinar matahari, atau kutub utara dan selatan akan selalu malam
D. Kutub utara dan kutub selatan tidak akan pernah mengalami siang hari seperti saat ini
5. Burung menggunakan medan magnet bumi sebagai navigasi saat migrasi karena memiliki cryptochrome pada matanya yang molekul-molekulnya menghasilkan elektron bebas jika terangsang oleh cahaya. Elektron molekul tersebut terpengaruh oleh medan magnet bumi yang menyebabkan burung mendapatkan informasi tentang arah. Apakah burung akan memiliki kemampuan navigasi yang sama seperti siang hari jika melakukan migrasi pada malam hari?
A. Pada malam hari burung tidak dapat melakukan navigasi sama sekali
B. Burung dapat melakukan navigasi pada malam hari seperti siang hari
C. Kemampuan navigasi burung pada malam hari lebih rendah daripada siang hari
D. Kemampuan navigasi burung pada malam hari lebih kuat daripada siang hari
E. Navigasi burung tidak tergantung cahaya
cryptochrome pada matanya yang molekul-molekulnya menghasilkan elektron bebas jika terangsang oleh cahaya, nah kalau malam hari intensitas cahayanya sangat sedikit, jadi molekul tadi kurang terangsang. Medan magnet bumi menyebabkan elektron “bergoyang”. Reaksi kimiawi untuk merespons goyangnya elektron tersebut membuat burung dapat melihat medan maget dalam bentuk warna-warni. Peter Hore dari Universitas Oxford dapat mengatur konsentrasi radikal bebas sesuai medan magnet yang dipaparkan. Ia berpendapat, cryptochrome pada burung diduga diaktifkan cahaya biru yang muncul saat senja dan mulai bekerja dengan mekanisme pelepasan radikal bebas untuk melihat medan magnet bumi. Ini menunjukkan bahwa burung melakukan navigasi pada siang hari, seperti elang yang memilih migrasi pada senja hari dan menghindari migrasi pada malam hari.
C. Kemampuan navigasi burung pada malam hari lebih rendah daripada siang hari
Buka Juga :
Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 01
Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 02
Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 03
Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 04

Post a Comment for "Soal-Soal Pretest PPG IPA Part 03"